Sabang Merauke

5 Maskapai Penerbangan Tertua di Dunia, Ratusan Tahun Beroperasi


sabangmerauke.id – Pesawat terbang saat ini telah menjadi sarana transportasi yang sangat penting bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Tak heran, banyak bermunculan maskapai penerbangan bahkan ada yang tertua di dunia, hingga beroperasi lebih dari ratusan tahun.

Banyaknya orang bepergian dalam perjalanan udara, memungkinkan pesawat terbang untuk membawa penumpang menjelajahi berbagai tempat di seluruh dunia dengan cepat dan efisien.

Ada 5 Maskapai Penerbangan Tertua di Dunia

Dalam artikel ini, terdapat 5 maskapai penerbangan tertua di dunia yang masih aktif hingga saat ini. Sumber laporannya didapatkan dari CNN Travel.

1. British Airways (Inggris)

British Airways merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada Minggu (25/8/2019) sebagai perusahaan penerbangan yang memiliki sejarah yang kaya. Walaupun baru dibentuk 45 tahun yang lalu melalui penggabungan empat perusahaan, yaitu British Overseas Airways Corporation, British European Airways, Cambrian Airways, dan Northeast Airlines, namun prestasi perusahaan ini sangat berpengaruh di industri penerbangan dunia.

Ilustrasi British Airways.

Sumber gambar: Kompas

Pernyataan dari British Airways menyebutkan bahwa peringatan ini berdasarkan pada penerbangan internasional terjadwal pertama di dunia yang terjadi pada tanggal 25 Agustus 1919 dengan rute dari London ke Paris. Penerbangan ini juga menjadi yang pertama dalam sejarah penerbangan komersial internasional.

2. Avianca (Kolombia)

Pada tahun 1919, imigran Jerman di Barranquilla, Kolombia mendirikan maskapai penerbangan yang awalnya dikenal dengan nama SCADTA. Maskapai ini mulai beroperasi dengan menggunakan pesawat Junkers F13 yang dilengkapi pelampung untuk beberapa penerbangannya.

Dengan sejarah yang unik ini, maskapai ini berhasil mendapatkan popularitas dan berkembang menjadi salah satu maskapai penerbangan terkemuka.

Maskapai Avianca

Sumber gambar: Kompas

Pada tahun 1949, SCADTA bergabung dengan maskapai penerbangan dari Kolombia, Servicio Aéreo Colombiano (SACO), dan mengubah namanya menjadi Avianca yang terus beroperasi hingga saat ini. Dengan demikian, Avianca terbentuk dari merger antara SCADTA dan SACO pada tahun 1949.

Saat ini, Avianca telah berkembang menjadi salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Amerika Latin dengan jaringan anak perusahaan yang mencakup berbagai belahan dunia.

3. KLM (Belanda)

Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan KLM.

Sumber gambar: Kompas

Didirikan pada Oktober 1919, maskapai penerbangan asal Belanda ini akhirnya mulai terbang pada Mei 1920 dari Bandara Croydon di London yang sekarang telah tidak ada.

Pada tahun 1924, maskapai ini pernah mengoperasikan penerbangan terpanjang dari Amsterdam ke Batavia (Hindia-Belanda).

4. Qantas (Australia)

Layanan Udara Queensland dan Wilayah Utara atau yang lebih dikenal dengan singkatan Qantas merupakan maskapai penerbangan dengan ciri khas sendiri.

Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan Australia Qantas.

Sumber gambar: Kompas

Untuk itu, visi awal maskapai penerbangan yang didirikan pada tahun 1920 ini adalah untuk memberikan layanan penerbangan di wilayah Australia Utara.

Qantas kini menjadi maskapai penerbangan utama di Australia serta dikenal sebagai salah satu yang terkemuka di skala global.

5. Aeroflot (Uni Soviet/Rusia)

Pada tahun 1923, didirikan sebuah maskapai penerbangan di Uni Soviet (sekarang Rusia) dan meluncurkan penerbangan pertamanya pada bulan Juli tahun yang sama.

Maskapai Rusia, Aeroflot.

Sumber gambar: Kompas

Aeroloft, awalnya dikenal sebagai Dobrolet, mengganti namanya menjadi Aeroflot pada tahun 1932 ketika pemerintah Uni Soviet memutuskan untuk menggabungkan semua armada penerbangan sipil menjadi satu kesatuan.

Setelah Perang Dunia II, maskapai penerbangan ini menjadi yang terbesar di dunia karena merupakan pilihan utama untuk perjalanan udara melintasi Uni Soviet yang luas.

Sumber: Kompas Travel